Rabu, 07 Desember 2022

Novelty Mancova

 



Judul Artikel : Gender and age groups interactions in the quantification of bone marrow fat content in lumbar spine using 3T MR spectroscopy: A multivariate analysis of covariance (Mancova)
Penulis: Ernesto Roldan, Valadeza Carlos PiƱa, Jimeneza Rafael, Favilab Camilo Rios
Jurnal Publikasi: European Journal of Radiology


Artikel ini diawali dengan pembahasan MR yang dapat digunakan untuk mendiagnosis ganguan pasa sum-sum tulang. kemudian dijelaskan juga mengenai fungsi lain MR yang dapat digunakan untuk pengukuran kuantitatif sumsum tulang



Dilanjutkan dengan pembahasan mengenai hubungan antara gender, umur, dan massa indeks terhadap lemak dalam sum-sum tulang belakangyang dilengkapi dengan literatur yang relevan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh jenis kelamin, usia dan indeks massa tubuh (BMI) dalam kuantifikasi fraksi lemak (FF) dalam tubuh vertebral (VBs) tulang belakang lumbar dengan menggunakan 3.0T single-voxel MRS dalam sampel kesehatan Meksiko-Mestizo relawan.

Komentar mengenai ke-novelty-an artikel
Menurut saya, pada latar belakang artikel tersebut, sudah dijelaskan mengenai urgensi masalah yang diangkat yakni mengenai kandungan lemak dalam sum-sum tulang yang bisa saja saat berlebih dapat menyebabkan gangguan. 
Dijelaskan pula mengenai penelitian terdahulu mengenai pengaruh antara umur, gender, dan indeks massa teradap kuantitatif lemak dalam sum-sum tulang. Namun, saya tidak melihat adanya penjelasan mengenai perbedaan antara penelitian tersebut dengan penelitian terdahulu, misalnya perbedaan metode yang digunakan, variabel yang dihubungkan, atau sebagainya.


Analisis Statistik
Menggunakan statistik mancova untuk mengetahui pengaruh antara gender, umur, dan indeks massa terhadap kuantitatif lemak pada sum-sum tulang









Esai Kecil Two Way Manova

 Video penjelasan mengenai two way manova dapat dilihat pada link di bawah yaa

enjoy ^^

Link Video Klik Disini

Novelty Materi Two Way Manova

 



Judul artikel: Animation-based Learning Effectiveness in Physics Learning
Penulis: Arif Rahman Aththibby, Mundilarto, Widodo
Jurnal publikasi: IOP Publishing

Analisis Novelty 

   Artikel ini membahas mengenai masalah rendahnya nilai ujian siswa pada beberapa tahun terakhir. disampaikan pada alinea berikut.



dalam alinea tersebut tampak bahwa, diduga rendahnya hasil ujian siswa pada beberapa tahun terakhir disebabkan karena rendahnya motivasi siswa dalam belajar. 



    Pada paragraf di atas dijelaskan bahwa TPACK dalam abad 21 yang menerapkan teknologi merupakan solusi dalam permasalahan aktivitas belajar




Dalam paragraf ini dilejaskan bahwa teknologi yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran harus sesuai dengan kelas dan kurikulum, dan yang paling penting adalah cara belajar siswa teknologi komputer yang hanya sesuai dengan penggunaan teknik penguasaan komputer

Menurut saya, masalah yang dingin diangkat dalam artikel ini sudah jelas, yakni mengenai rendahnya motivasi siswa dalam belajar sehingga berdampak dengan hasil belajar siswa yang menjadi rendah.
Namun, belum dijelaskan mengenai fokus materi yang akan dibahas dalam materi ini, dan urgensi dari pemilihan materi tersebut. Selain itu, menurut saya perlu untuk dijelaskan beberapa penelitian terdahulu yang tujuannya untuk meningkatkan motivasi siswa dan bagaimana dampak atau kelemahannya, sehingga dapat dideteksi perbedaan penelitian yang sedang dilakukan dengan yang sebelumnya di bagian mana.

Analisis Statistik
Analisis statistik menggunakan two way manova. Untuk mengetahui keefektifan dari penerapan media pembelajaran berupa animasi terhadap hasil belajar dan motivasi belajar pembelajaran siswa menggunakan analisis multivariat MANOVA dua arah dengan program SPSS 16.


Nilai signifikansi yang diperoleh <0,05 maka Ho ditolak.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan animasi komputer terhadap hasil belajar dan motivasi belajar pembelajaran siswa









Rabu, 23 November 2022

Analisis Novelty Artikel Pertemuan 13

 


Judul Artikel: Project-based learning through STEM approach: Is it effective to improve students’ creative problem-solving ability and metacognitive skills in physics learning?

Penulis: Ida Fiteriani, Rahma Diani, Athi' Hamidah, Chairul Anwar

Penerbit: IOP Publishing

Link Artikel

Pada paragraf 2, dibahas mengenai pentingnya pemecahan  masalah kreatif yang dapat menyelesaikan masalah dengan cara baru. Selain itu, kegiatan tersebut juga mencakup kegiatan meta kognitif.


Paragraf di atas menjelaskan hubungan antara meta kognitif dengan pemecahan masalah kreatif dimana hal tersebut merupakan faktor penting dalam kegiatan pemecahan masalah.

Namun, ditemukan bahwa kemampuan pemecahan masalah kreatif dan meta kognitif siswa kelas 11 di SMAN 1 Sendang Agung rendah
[pink] terdapat beberapa penelitian terdahulu yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kreatif siswa. Perbedaan solusi yang ditawarkan pada artikel tersebut dibandingkan penelitian yang telah ada sebelumnya adalah penggunaan PBL integrasi STEM dengan tujuan untuk mengatasi masalah pemecahan masalah kreatif dan meta kognitif siswa [hijau].

Menurut saya, artikel tersebut memuliki novelty yang bagus. Dijelaskan secara runut mengenai pentingnya permasalahan yang diangkat, fakta di lapangan, penelitian terdahulu yang telah dilakukan, dan solusi yang ditawarkan disertai dengan perbedaan solusi dengan penelitian yang telah ada sebelumnya.

Analisis Kritis Statistik


Salah satu analisis yang digunakan pada artikel ini adalah MANOVA atau multivariate test. Digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Apabila nilai signifikansi (Sig < 0,05) maka Ho ditolak. Dalam artikel tersebut, nilai Sig < 0,05 maka disimpulkan bahwa PBL integrasi STEM efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kreatif dan meta kognitif siswa





Rabu, 16 November 2022

Statistik Inferensial: One Way ANCOVA

Halo, 

Kali ini, kita akan membahas mengenai one way ANCOVA.


Apa yang dimaksud dengan one way ANCOVA?

Bagaimana asumsi untuk penggunaan one way ANCOVA?

Kapan kita menggunakan one way ANCOVA?

Semuanya akan kita kupas tuntan dalam pembahasan yang dapat kalian simak pada link di bawah ini. Selamat belajar😊

Link Sumber Belajar


Rabu, 09 November 2022

Analisis Novelty Artikel "The Effectiveness of Physics Demonstration Kit: The Effect on The Science Process Skills Through Students’ Critical Thinking"

 


The Effectiveness of Physics Demonstration Kit: The Effect on The Science Process Skills Through Students’ Critical Thinking
Yetri, Koderi, Amirudin, S Latifah, M D Apriliana
YSSTEE2018 IOP Conf. Series: Journal of Physics: Conf. Series 1155 (2019) 012061
doi:10.1088/1742-6596/1155/1/012061

ANALISIS NOVELTY


Pentingnya keterampilan proses sains: dijelaskan bahwa keterampilan proses sains akan membentuk keterampilan berpikir siswa seperti keterampilan berpikir kritis dan tujuan lain dari pendidikan sains adalah mendidik individu yang dapat berpikir kritis.


Bukti adanya masalah: ditemukan masalah pada keterampilan proses sains, dimana pembelajaran yang dilakukan berpusat pada guru dan tidak melatih siswa dalam proses sains, pemecahan masalah hanya dipandang sebagai penyetaraan persamaan matematis, sehingga pemahaman konsep fisika siswa rendah

Solusi yang ditawarkan: karena induksi magnetik merupakan materi fisika yang abstrak, maka peneliti menawarkan penggunaan media berupa alat peraga untuk menjelaskan proses induksi magnet. Media pembelajaran berupa induksi elektromagnetik. Alat peraga fisika diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan proses sains.

Kritik dan Saran: Menurut saya, sependek pemahaman saya, suatu artikel dikatakan memiliki novelty apabila dapat menjelaskan urgensi masalah yang diangkat, menunjukkan riwayat penelitian yang telah ada sebelumnya, dan menunjukkan perbedaan antara solusi yang ditawarkan dengan penelitian sebelumnya.
Menurut saya, poin yang bisa diangkat dalam artikel tersebut diantaranya meliputi, 1) pentingnya materi induksi elektromagnetik, 2) masalah yang ada dalam materi induksi elektromagnetik, dikaitkan dengan masalah keterampilan proses sains, 3) penelitian yang telah dilakukan untuk mengatasi rendahnya proses sains terhadap kemampuan berpikir kritis, 4) kelemahan dari penelitian sebelumnya, 5) perbedaan solusi yang ditawarkan (dalam hal ini media peraga) dengan penelitian sebelumnya.
jadi, menurut saya kurang nampak novelty pada artikel tersebut.

ANALISIS METODE STATISTIK YANG DIGUNAKAN

Salah satu analisis statistik yang digunakan yang relevan dengan topik yang dibahas pada Pertemuan 11 adalah two way ANOVA dengan hasil sebagai berikut.

Hal ini juga dapat menjadi indikator bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan alat peraga fisika lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran konvensional.









Senin, 07 November 2022

Esai Kecil Sub Makalah Uji Prasyarat ANAVA

 Berikut esai kecil yang saya susun berdasarkan sub makalah Uji Prasyarat ANAVA

Saya sajikan dalam bentuk video animasi

Selamat menikmati😊




Rabu, 02 November 2022

Novelty artikel "The influence of PBL-STEM on students’ problem-solving skills in the topic of optical instruments"

 


The influence of PBL-STEM on students’ problem-solving skills in the topic of optical instruments

Parno , L Yuliati, and B Q A Ni’mah

Publish pada proceeding jurnal international (IOP)

IOP Conf. Series: Journal of Physics: Conf. Series 1171 (2019) 012013

Artikel klik disini

Novelty Artikel

Artikel ini membicarakan mengenai kemampuan pemecahan masalah di materi Optik. Diawali dengan pentingnya materi Optik karena banyak penerapannya di kehidupan sehari-hari. Kemudian, dilanjutkan dengan membahas pentingnya kemampuan pemecahan masalah, namun siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah yang rendah, karena cenderung memandang suatu permasalahan hanya dapat diselesaikan langsung dengan mengaplikasikan persamaan matematis, tanpa memahami terlebih dahulu kejadian fisika yang terjadi. Dilanjutkan dengan pentingnya pembelajaran STEM di abad 21, dan pentingnya PBL yang menggunakan metode permasalahan nyata di kehidupan sehari-hari.

Analsis kritis statistik

Salah satu analisis yang digunakan yang relevan dengan sub materi pada pertemuan ini adalah menggunakan one way ANOVA dengan post hoc test. Hasil yang diperoleh sebagai berikut.

Tabel 5 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan pemecahan masalah siswa pada setiap kelas berpasangan. Skor rata-rata keterampilan pemecahan masalah pada kelas PBL-STEM (60,20) lebih tinggi dari pada kelas PBL (54,96). Ini menunjukkan bahwa pembelajaran PBL-STEM di kelas Eksperimen 1 secara signifikan meningkatkan pemecahan masalah siswa keterampilan yang lebih baik daripada pembelajaran PBL di kelas Eksperimen 2. Skor rata-rata keterampilan pemecahan masalah dalam Kelas PBL-STEM (60,20) lebih tinggi dari kelas konvensional (44,89). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran PBL-STEM di Kelas Eksperimen 1 secara signifikan meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa lebih baik daripada konvensional belajar di kelas Kontrol. Rata-rata skor keterampilan pemecahan masalah pada kelas PBL (54,96) lebih tinggi dari kelas konvensional (44,89). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran PBL pada kelas Eksperimen 2 mengalami peningkatan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah siswa lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional pada kelas Kontrol. Oleh karena itu, dapat menyimpulkan bahwa pendekatan PBL-STEM dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa lebih baik daripada PBL dan bahwa pendekatan PBL dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa lebih baik daripada pendekatan konvensional.





Senin, 31 Oktober 2022

Komparatif: prasyarat analisis, uji t dan non-parametrik yang relevan

Rangkuman materi prasyarat analisis, uji-t, dan non-parametrik yang relevan disajikan dalam video singkat berikut. Dapat langsung memutar video atau klik link di bawah


link video

Rabu, 26 Oktober 2022

Analisis Artikel "Peer Instruction in introductory physics: A method to bring about positive changes in students’ attitudes and beliefs"

 Manuscript Article


Judul artikel : Peer Instruction in introductory physics: A method to bring about positive changes in students’ attitudes and beliefs
Penulis: Ping Zhang, Lin Ding, and Eric Mazur

Analisis Novelty
Artikel ini membicarakan tentang perbedaan sikap dan keyakinan siswa saat sebelum dan setelah diberi perlakuan instruksi berpasangan (peer instruction), di Beijing Normal University (BNU). Diawali dengan pembahasan mengenai sikap dan keyakinan siswa yang memburuk setelah perkuliahan satu semester pada pengantar fisika, dimana siswa tidak menjadi seperti ahli, malah menjadi seperti pemula, dimana hasil tersebut konsisten pada semua pembelajaran tradisional ataupun kursus.
Kemudian dilanjutkan dengan paparan penelitian yang telah dilakukan untuk memperbaiki sikap dan keyakinan siswa pada kelas pengantar fisika, salah satunya menggunakan instructional setting. Hasil yang diperoleh yakni perubahan positif pada variabel tersebut, meskipun pada kelas tradisional. Hal tersebut dimungkinkan karena sampel tidak atau kurang homogen sehingga hasil yang diperoleh tidak akurat.
Pada penelitian ini, yang diperbaiki adalah dengan penggunaan Peer Instruction (PI) dan dengan sampel yang relatif seragam.

Analisis Statistik
Analisis statistik yang digunakan adalah menggunakan uji-t berpasangan pada nilai hasil pre-post test dan diperoleh hasil seperti berikut.
Pada tabel di atas tampak bahwa kelas yang diberikan perlakuan PI memiliki perubahan positif setelah diberi perlakuan.







Rabu, 12 Oktober 2022

Rabu, 05 Oktober 2022

Analisis Artikel "Pre-service Science Teachers’ Conceptions of Sound: The Role of Task Value Beliefs"

 

Pre-service Science Teachers’ Conceptions of Sound: The Role of Task Value Beliefs

Sündüs Yerdelen, Semra Sungur

Science Education International 31(3), 295-303 https://doi.org/10.33828/sei.v31.i3.8

Link Akses Artikel 

Novelty atau kebaruan artikel

Artikel ini membahas tentang konsepsi calon guru sains dalam materi bunyi. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya pra konsepsi yang dimiliki siswa sebelum menerima pembelajaran di kelas yang sering kali tidak terkait bahkan menyalahi konsep ilmiah, atau yang sering disebut miskonsepsi. Dijelaskan juga mengenai banyaknya temuan tentang miskonsepsi siswa pada materi bunyi.

Dalam artikel ini lebih menekankan untuk mendeteksi pemahaman konsep guru pada materi bunyi, sebab guru sebagai sumber informasi bagi siswa, sehingga jika konsepsi guru rendah, maka dapat menyebabkan siswa memiliki konsepsi yang rendah pula, bahkan miskonsepsi [kuning], sebagaimana yang telah ditunjukkan pada penelitian-penelitian sebelumnya pada bidang lain.


Analisis kritis statistik

Statistik yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan hasil sebagai berikut






Rabu, 28 September 2022

Analisis Jurnal "High School Students’ Critical Thinking Related to Their Metacognitive Self-Regulation and Physics Self-Efficacy Beliefs"

 


High School Students’ Critical Thinking Related to Their Metacognitive Self-Regulation and Physics Self-Efficacy Beliefs
Penulis: Deniz Gurcay , Hatice Ozturk Ferah
Publish: International Journal of Research in Education and Science, 3(1), 218-227.


 Analsis Novelty

Pada artikel ini, pertama kali dibahas mengenai pentingnya kemampuan berpikir kritis pada siswa. Penulis menyatakan bahwa berpikir kritis tidak hanya dipandang sebagai dalam pembelajaran akademik, namun juga dalam kehidupan sehari hari [kuning]


Kemudian, dilanjutkan dengan korelasi antara kemampuan berpikir kritis dengan self efficacy atau kepercayaan diri. [Kuning] Tampak bahwa siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi lebih suka menghadapi masalah yang lebih sulit, berusaha lebih keras untuk berhasil, dan gigih untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepada mereka bahkan jika mereka menghadapi suatu hambatan.
Selain itu, [pink] terdapat hubungan yang positif antara kepercayaan diri dengan regulasi diri (self regulation)

Penulis juga mencantumkan riwayat penelitian tentang berpikir kritis. Tampak bahwa penulis ingin menunjukkan bahwa pada peneltian terdahulu, siswa dengan kemampuan berpikir kritis akan dapat membuat keputusan dan memeriksa proses belajar secara mandiri, namun kemampuan tersebut masih minim pada level mahasiswa [hijau]

Analisis Statistik

Salah satu metode analisis yang sesuai dengan materi yang disampaikan pada Pertemuan 5 adalah mengenai analisis korelasi menggunakan pearson product moment untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir kritis, kepercayaan diri, dan regulasi diri, sebagaimana gambar di bawah.







Rabu, 21 September 2022

Rabu, 14 September 2022

Analisis Journal "Evaluating item difficulty patterns for assessing student misconceptions in science across physics, chemistry, and biology concepts"

Halo fren!

Pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan review mengenai jurnal proceeding internasional yang saya baca. 

Artikel tersebut berjudul

Evaluating item difficulty patterns for assessing student misconceptions in science across physics, chemistry, and biology concepts

Diterbitkan oleh Heliyon at ScienceDirect.com, Elsevier's leading platform of peer-reviewed scholarly literature, tahun 2021

Penulis artikel : Soeharto, S., & Csapó, B. 

Manuscript Artikel





Novelty artikel


Artikel ini diawali dengan pembahasan mengenai pentingnya konsep sains (blok warna kuning) dalam menjelaskan dan memahami fenomena yang mencakup seluruh disiplin ilmu sains. Konsep sains tertentu menyediakan kerangka kerja praktis untuk mengintegrasikan
disiplin ilmu sains dan memiliki dampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran dan dalam pemikiran dan pemodelan proses alam dan teknologi.

Kemudian, dilanjutkan dengan permasalahan rendahnya konsep sains siswa Indonesia yang harus segera diatasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa (blok warna pink)


Beberapa penelitian telah dilakukan sebelumnya untuk meningkatkan pemahaman konsep sains, namun menggabungkan konsep sains pada berbagai disiplin ilmu (fisika, kimia, dan biologi), belum banyak dilakukan (blok warna hijau), untuk itu dilakukanlah penelitian ini. 


Instrumen test yang digunakan adalah instrumen tes miskonsepsi two-tier test dengan distribusi 8 item diadaptasi dari the American Association for the Advancement of Science (AAAS) (2012), 2 item diadaptasi dari  (Csapo, 1998), 23 item dari pengembang.

Distribusi sebaran soal berdasarkan masing-masing disiplin ilmu.

Analisis yang dilakukan adalah menguji validitas dan reliabilitas instrumen soal yang dikembangkan. 


Pada blok kuning tampak bahwa terdapat dua parameter reliabilitas, yakni reliabilitas item dan person, dengan interval nilai 0≤x≤1, dan didapat nilai masing masing 1,00 dan 0,8. Kemudian mengukur kekonsistenan menggunakan Cornbach's alpha dan diperoleh nilai 0,8. Maka disimpulkan instrumen yang dikembangkan reliabel, atau konsisten.


Daftar Rujukan

Soeharto, S., & Csapó, B. (2021). Evaluating item difficulty patterns for assessing student misconceptions in science across physics, chemistry, and biology concepts. Heliyon, 7(11), e08352.




Selasa, 13 September 2022

Statistik Inferensial Parametrik Asosiatif

 Halo teman teman,

Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi sedikit ilmu mengenai strategi dalam memilih statistik yang sesuai. Berikut saya lampirkan sub makalah, power point dan video penjelasan.

Sub-Makalah

Link akses sub-makalah

Materi pada power point

Link akses ppt

Penjelasan video youtube

Link akses youtube

Semoga membantu :)

Feel free to ask^^

Novelty Mancova

  Judul Artikel :  Gender and age groups interactions in the quantification of bone marrow fat content in lumbar spine using 3T MR spectrosc...