Senin, 07 November 2022

Esai Kecil Sub Makalah Uji Prasyarat ANAVA

 Berikut esai kecil yang saya susun berdasarkan sub makalah Uji Prasyarat ANAVA

Saya sajikan dalam bentuk video animasi

Selamat menikmati😊




Rabu, 02 November 2022

Novelty artikel "The influence of PBL-STEM on students’ problem-solving skills in the topic of optical instruments"

 


The influence of PBL-STEM on students’ problem-solving skills in the topic of optical instruments

Parno , L Yuliati, and B Q A Ni’mah

Publish pada proceeding jurnal international (IOP)

IOP Conf. Series: Journal of Physics: Conf. Series 1171 (2019) 012013

Artikel klik disini

Novelty Artikel

Artikel ini membicarakan mengenai kemampuan pemecahan masalah di materi Optik. Diawali dengan pentingnya materi Optik karena banyak penerapannya di kehidupan sehari-hari. Kemudian, dilanjutkan dengan membahas pentingnya kemampuan pemecahan masalah, namun siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah yang rendah, karena cenderung memandang suatu permasalahan hanya dapat diselesaikan langsung dengan mengaplikasikan persamaan matematis, tanpa memahami terlebih dahulu kejadian fisika yang terjadi. Dilanjutkan dengan pentingnya pembelajaran STEM di abad 21, dan pentingnya PBL yang menggunakan metode permasalahan nyata di kehidupan sehari-hari.

Analsis kritis statistik

Salah satu analisis yang digunakan yang relevan dengan sub materi pada pertemuan ini adalah menggunakan one way ANOVA dengan post hoc test. Hasil yang diperoleh sebagai berikut.

Tabel 5 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan pemecahan masalah siswa pada setiap kelas berpasangan. Skor rata-rata keterampilan pemecahan masalah pada kelas PBL-STEM (60,20) lebih tinggi dari pada kelas PBL (54,96). Ini menunjukkan bahwa pembelajaran PBL-STEM di kelas Eksperimen 1 secara signifikan meningkatkan pemecahan masalah siswa keterampilan yang lebih baik daripada pembelajaran PBL di kelas Eksperimen 2. Skor rata-rata keterampilan pemecahan masalah dalam Kelas PBL-STEM (60,20) lebih tinggi dari kelas konvensional (44,89). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran PBL-STEM di Kelas Eksperimen 1 secara signifikan meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa lebih baik daripada konvensional belajar di kelas Kontrol. Rata-rata skor keterampilan pemecahan masalah pada kelas PBL (54,96) lebih tinggi dari kelas konvensional (44,89). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran PBL pada kelas Eksperimen 2 mengalami peningkatan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah siswa lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional pada kelas Kontrol. Oleh karena itu, dapat menyimpulkan bahwa pendekatan PBL-STEM dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa lebih baik daripada PBL dan bahwa pendekatan PBL dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa lebih baik daripada pendekatan konvensional.





Senin, 31 Oktober 2022

Komparatif: prasyarat analisis, uji t dan non-parametrik yang relevan

Rangkuman materi prasyarat analisis, uji-t, dan non-parametrik yang relevan disajikan dalam video singkat berikut. Dapat langsung memutar video atau klik link di bawah


link video

Rabu, 26 Oktober 2022

Analisis Artikel "Peer Instruction in introductory physics: A method to bring about positive changes in students’ attitudes and beliefs"

 Manuscript Article


Judul artikel : Peer Instruction in introductory physics: A method to bring about positive changes in students’ attitudes and beliefs
Penulis: Ping Zhang, Lin Ding, and Eric Mazur

Analisis Novelty
Artikel ini membicarakan tentang perbedaan sikap dan keyakinan siswa saat sebelum dan setelah diberi perlakuan instruksi berpasangan (peer instruction), di Beijing Normal University (BNU). Diawali dengan pembahasan mengenai sikap dan keyakinan siswa yang memburuk setelah perkuliahan satu semester pada pengantar fisika, dimana siswa tidak menjadi seperti ahli, malah menjadi seperti pemula, dimana hasil tersebut konsisten pada semua pembelajaran tradisional ataupun kursus.
Kemudian dilanjutkan dengan paparan penelitian yang telah dilakukan untuk memperbaiki sikap dan keyakinan siswa pada kelas pengantar fisika, salah satunya menggunakan instructional setting. Hasil yang diperoleh yakni perubahan positif pada variabel tersebut, meskipun pada kelas tradisional. Hal tersebut dimungkinkan karena sampel tidak atau kurang homogen sehingga hasil yang diperoleh tidak akurat.
Pada penelitian ini, yang diperbaiki adalah dengan penggunaan Peer Instruction (PI) dan dengan sampel yang relatif seragam.

Analisis Statistik
Analisis statistik yang digunakan adalah menggunakan uji-t berpasangan pada nilai hasil pre-post test dan diperoleh hasil seperti berikut.
Pada tabel di atas tampak bahwa kelas yang diberikan perlakuan PI memiliki perubahan positif setelah diberi perlakuan.







Rabu, 12 Oktober 2022

Rabu, 05 Oktober 2022

Analisis Artikel "Pre-service Science Teachers’ Conceptions of Sound: The Role of Task Value Beliefs"

 

Pre-service Science Teachers’ Conceptions of Sound: The Role of Task Value Beliefs

Sündüs Yerdelen, Semra Sungur

Science Education International 31(3), 295-303 https://doi.org/10.33828/sei.v31.i3.8

Link Akses Artikel 

Novelty atau kebaruan artikel

Artikel ini membahas tentang konsepsi calon guru sains dalam materi bunyi. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya pra konsepsi yang dimiliki siswa sebelum menerima pembelajaran di kelas yang sering kali tidak terkait bahkan menyalahi konsep ilmiah, atau yang sering disebut miskonsepsi. Dijelaskan juga mengenai banyaknya temuan tentang miskonsepsi siswa pada materi bunyi.

Dalam artikel ini lebih menekankan untuk mendeteksi pemahaman konsep guru pada materi bunyi, sebab guru sebagai sumber informasi bagi siswa, sehingga jika konsepsi guru rendah, maka dapat menyebabkan siswa memiliki konsepsi yang rendah pula, bahkan miskonsepsi [kuning], sebagaimana yang telah ditunjukkan pada penelitian-penelitian sebelumnya pada bidang lain.


Analisis kritis statistik

Statistik yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan hasil sebagai berikut






Novelty Mancova

  Judul Artikel :  Gender and age groups interactions in the quantification of bone marrow fat content in lumbar spine using 3T MR spectrosc...